Penanganan Resiko Keracunan pada Rumah Makan “EnakSaja”

October 30, 2010

Bisnis rumah makan tidak diragukan lagi merupakan salah satu cabang bisnis yang sangat ampuh untuk meraup keuntungan yang besar. Dengan mengikuti selera makanan publik yang bertempat tinggal di lingkungan sekitar, maka pembeli akan datang dalam jumlah banyak. Begitulah prinsip yang diterapkan rumah makan ”EnakSaja” yang menyediakan berbagai macam menu makanan sesuai trend masa kini.

Menjalankan bisnis rumah makan tentunya bukan tanpa kendala. Seringkali para konsumen merasa tidak puas dengan pelayanan atau bahkan dengan produk (makanan) yang disajikan. Lebih buruknya lagi, bisa terjadi resiko keracunan makanan karena beberapa kesalahan. Bahaya (Hazard) yang mungkin terjadi adalah sebagai berikut :

-         Physical Hazard : Pengunjung memiliki alergi / ketidakmampuan mencerna bahan makanan yang disajikan.

-         Moral Hazard : Ketidakahlian pemasak, hanya koki masakan biasa. Sehingga tidak mampu / berbakat untuk membuat masakan yang unik.

-         Morale Hazard : Kecerobohan pemasak mencampurkan bumbu-bumbu secara tidak tepat. Atau kecerobohan pengunjung karena mengkonsumsi tanpa mengetahui jenis makanannya apakah berbahaya atau tidak.

-         Legal Hazard : Penggunaan bumbu masakan yang tidak lulus standar SNI atau badan kesehatan sehingga bersifat berbahaya untuk dikonsumsi.

Apabila hal ini terjadi, tentu saja resiko murni yang didapatkan oleh pengelola rumah makan ”EnakSaja” adalah mendapati konsumen keracunan makanan (sakit) dan bahkan bisa berujung kematian. Selain dari pihak konsumen, pengelola tentu akan mendapat kerugian terhadap keuangan karena harus membayar tanggung jawab terhadap korban (liability loses), dan berkurangnya kepercayaan serta minat dari pandangan publik (personality loses).

Sebagai pihak pengelola rumah makan, tentu hal ini bisa diantisipasi dengan melakukan penangan resiko sebagai berikut :

-         memastikan pemasak adalah ahli di bidangnya

-         menyiapkan menu makanan yang tidak terlalu banyak menggunakan bumbu

-         menggunakan bumbu masakan yang telah lulus uji kelayakan

-         menyiapkan kotak p3k pada setiap outlet rumah makan

-         bekerja sama dengan pihak asuransi jiwa

-         dll.

Dengan cara di atas, maka penangan resiko akan semakin gampang tanpa pengelola harus mengalami kerugian dalam jumlah besar.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.